LUAR BIASA! 100 Eks Napiter Deklarasi Cinta NKRI dan Perkuat Kebangsaan

TEROBOSHUKUM.CO.ID – KOTA BEKASI JAWA BARAT. Pemandangan tak biasa terjadi di Gedung Asrama Haji Bekasi. Sebanyak 100 mantan narapidana terorisme (Eks Napiter) kompak menghadiri seminar PENA bertema “Bersama Menjaga Indonesia Melalui Penguatan Kebangsaan di Ruang Digital.” Selasa (29/10)
Kegiatan ini bukan sekadar seminar, tapi menjadi ruang hijrah dan dialog kebangsaan untuk menangkal paham radikal di era digital.
Seminar tersebut makin berbobot dengan hadirnya narasumber Brigjen TNI Sansan Iskandar, Direktur E BAIS TNI. Jenderal bintang satu yang menjabat sejak Desember 2024 itu memberikan pembekalan langsung tentang ancaman di ruang digital.
Kehadiran 100 eks napiter ini menjadi bukti nyata komitmen mereka untuk kembali ke pangkuan NKRI dan ikut menjaga persatuan bangsa.
“Ruang digital saat ini tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga bisa memengaruhi cara pandang masyarakat. Karena itu, kemampuan memilah informasi dan menggunakan media digital secara bertanggung jawab menjadi kunci menjaga kebangsaan,” ujar salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut.
Melalui seminar PENA, para peserta yang notabene pernah terpapar paham radikal ini kini diajak bertransformasi menjadi pejuang literasi digital.
Mereka diajak untuk melihat media sosial sebagai sarana membangun komunikasi positif, memperkuat persatuan, dan menyebarkan pesan-pesan cinta damai yang konstruktif.
Kegiatan ini juga menekankan bahaya hoaks, provokasi, dan narasi pemecah belah yang kerap berseliweran di dunia maya.
“Menjaga Indonesia dari penyebaran informasi palsu dan provokasi adalah tanggung jawab bersama,” tegas panitia.
Dengan semangat, “Bersama Menjaga Indonesia Melalui Penguatan Kebangsaan di Ruang Digital,” 100 eks napiter ini diharapkan menjadi agen perubahan, dari yang dulu menyebar kebencian, kini menjadi garda terdepan penyebar perdamaian di ruang digital. √
Editor : fajar rht
