DPT Pilkades Kedung Pengawas Bermasalah, Nasarudin Datangi Panitia

“Kita alhamdulillah kemarin memang ada kendala sedikit. Ada warga yang sudah dicoklit, sudah didata, tapi undangannya belum ada. Kita berharap semua warga yang memang berhak memilih bisa didatangkan,” ujar Nasarudin. Jumat (18/9)
TEROBOSHUKUM.CO.ID – KEDUNG PENGAWAS KABUPATEN BEKASI JAWA BARAT. Pencoblosan Pilkades Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencuat. Nasarudin bersama tim pemenangannya mendatangi Panitia Pilkades Kedung Pengawas untuk mempertanyakan pendataan pemilih yang dinilai belum maksimal. Jum’at (18/9)
Kedatangan tersebut untuk mengklarifikasi adanya laporan warga yang sudah didata dan dicoklit oleh petugas, namun hingga kini belum masuk DPT
“Kita alhamdulillah kemarin memang ada kendala sedikit. Ada warga yang sudah dicoklit, sudah didata, tapi undangannya belum ada. Kita berharap semua warga yang memang berhak memilih bisa didatangkan,” ujar Nasarudin.
Ia menegaskan, kedatangannya bukan untuk membuat gaduh, melainkan untuk menjaga kondusifitas. Menurutnya, Pilkades jangan sampai membuat keributan antar tetangga hanya karena masalah administrasi.
“Jangan sampai ada kerusuhan atau keributan gara-gara pemilihan. Paling tidak enak kalau antar tetangga jadi tidak baik hanya karena masalah ini. Harapannya panitia terbuka dan transparan,” tegasnya.
Nasarudin juga menyoroti belum adanya pengumuman resmi terkait DPT dan jumlah TPS yang dinilai masih tertutup. Ia menyebut, di timnya sendiri (Tim Biru), ada warga yang sudah didata tapi tidak mendapat undangan.
“Baru di tim saya saja sudah ada laporan. Saya khawatir di tempat lain juga sama. Tadi ada temuan di RT 15 sebanyak 7 orang yang belum ter-input. Ini harus jelas,” ungkapnya.
Timses. Minta DPT Dipajang Transparan
Senada, Feri dari Timses Nasarudin meminta agar DPT dipajang secara terbuka agar warga bisa mengecek langsung.
“Itu dari tim kita tadi sudah menyampaikan. Harapannya DPT dipajang, transparan. Karena DPT Pilkades ini tidak seperti Pemilu, jadi kita minta panitia terbuka. Kita akan pantau terus,” kata Feri.
Ketua BPD Sepakat Data Ulang Hingga Sabtu Jam 12.00. Menanggapi aduan tersebut, Ketua BPD Kedung Pengawas yang akrab disapa Bang H. Rochmat menjelaskan telah terjadi kesepakatan bersama antara panitia dan perwakilan dari tiga calon.
“Jadi bersepakat bersama panitia dan tiga tim pemenangan, karena memang kemarin ada beberapa warga yang tidak ter-input atau mungkin human error di lapangan. Disepakati bahwa warga yang belum tercoklit bisa didata ulang sampai batas waktu besok hari Sabtu jam 12.00 siang,” jelas Rochmat.
Ia menyebut Pilkades tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Jika dulu terpusat di satu titik, kini modelnya seperti Pilgub dengan 25 TPS yang tersebar di Kedung Pengawas.
“BPD support panitia sepenuhnya. Kita sudah himbau melalui grup RT/RW agar pengurus aktif mengecek warganya masing-masing. Tujuannya agar tidak ada yang terlewat dan Pilkades tetap kondusif,” ujarnya.
Rochmat juga mendorong keterbukaan informasi dari panitia agar tidak ada prasangka buruk antar calon.
“Apapun keputusan panitia harus disepakati bersama para calon, biar tidak ada dusta di antara kita dan tidak ada kesalahpahaman di lapangan.”
Ketua Panitia Akui Ada Kekhilafan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Kedung Pengawas, Bang Rojuli mengakui adanya kekhilafan dalam proses input data.
“Untuk DPT memang ada permasalahan di bawah. Ada aduan dari masyarakat terkait orang yang sudah tercoklit tapi belum ter-input. Mungkin ini ada kelalaian dari kami sebagai panitia, petugas Pantarlih yang masih minus, jadi ada kekhilafan,” ujar Rojuli.
Sebagai solusi, panitia bersama perwakilan Cakades nomor 1, 2, dan 3 sepakat membuka pendataan ulang hingga Sabtu jam 12.00 siang.
“Tadi ada masukan dari tim nomor urut 3, bagaimana agar data warga bisa dilihat masyarakat. Nanti DPT akan kami perbanyak dan ditempel kembali agar warga bisa mengecek sendiri,” jelasnya.
“Kami dari panitia akan dibantu KPPS yang sedang menyebar undangan untuk lebih aktif. Jika ada warga yang merasa tidak terdata atau tidak mendapat undangan, segera laporkan untuk didata kembali. Kami berharap semua tim bisa memberikan pemahaman kepada warga agar Pilkades berjalan lancar, kondusif, dan menghasilkan pemimpin terbaik untuk Kedung Pengawas,” pungkasnya. √
Reporter : fajar
Editor : Rht
