MARDI WIJAYA MAJU CALON KADES SRIMUKTI: INI ALASAN DAN MISI BESARNYA

Mardi Wijaya di Dampingi oleh Istri menuju kantor Pilkades Srimukti kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi Jawa Barat, pada senin (3/8)
TEROBOSHUKUM.CO.ID — KABUPATEN BEKASI JAWA BARAT. Dengan semangat pengabdian di usia senja, Mardi Wijaya resmi menyatakan diri maju sebagai bakal calon Kepala Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat
Keputusan itu ia sampaikan langsung di kediamannya. Bagi Mardi, pencalonan ini bukan soal mencari pekerjaan. Ini soal melanjutkan pengabdian.
“Insya Allah pengabdian saya sebagai Pegawai Negeri Sipil berakhir tahun 2028. Makanya untuk melanjutkan pengabdian saya di masyarakat, ya saya ikut andil dalam kontestasi sebagai calon kepala desa,” ujar Mardi Wijaya.
Misi Utama: Bangun SMP, SMA, SMK di Srimukti. Alasan utama yang membuat hatinya tergerak maju adalah soal pendidikan. Menurutnya, sampai hari ini Desa Srimukti belum memiliki 1 pun SMP, SMA, maupun SMK.
“Itu yang bikin saya tergerak. Menjelang pensiun ini saya ingin memajukan wilayah, terutama sarana pendidikan,” tegasnya.
Ia menyebut sudah puluhan tahun kendala utama pembangunan sekolah adalah lahan. Warga Srimukti selama ini selalu jadi “korban” sistem zonasi karena harus bersekolah jauh.
“Setiap tahun dari dulu saya berkecimpung di dunia pendidikan, kendalanya selalu lahan, lahan, lahan. Anak-anak kita selalu kebagian paling belakang,” katanya.
Mardi bertekad akan meminta lahan ke aset daerah, Bappeda, hingga DPR RI Komisi 10. “Bagaimanapun caranya Srimukti harus punya SMP, SMA, SMK,” ucapnya mantap.
Ia juga menyoroti sistem zonasi yang menurutnya membatasi pergaulan anak dan merepotkan orang tua. “Dulu kita sekolah dari Tambun bisa kenal sampai Muara Gembong, Cabangbungin. Kekeluargaannya kuat. Sekarang dibatasi zonasi,” ujarnya.
Buka Lapangan Kerja Khusus Warga Srimukti. Selain pendidikan, Mardi juga punya misi ekonomi. Ia ingin menciptakan lapangan kerja di desanya.
“Kalau ada 3 sekolah, masing-masing ada 50 kantin, berarti 150 lapangan pekerjaan tercipta. Ada satpam, cleaning service, tukang kebun. Khusus warga Srimukti. Nanti saya buatkan Perdes-nya. Sebelum warga Srimukti terpenuhi, belum dibuka untuk luar,” jelasnya.
Ia juga pernah merintis kerja sama dengan perusahaan untuk menyalurkan warga kerja secara gratis tanpa pungutan.
Harapan ke Warga. Dengan bekal pengalaman di dunia pendidikan sejak puluhan tahun, Mardi berharap warga Srimukti memilih berdasarkan kecerdasan.
“Harapan saya warga Srimukti cerdas. Seorang guru ingin mencerdaskan anak bangsa. Mudah-mudahan ke depan Srimukti jadi desa terdepan, terbaik di Tambun Utara, bahkan di Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.
Panggung Pilkades Srimukti 2026–2034 resmi kedatangan sosok “guru” yang membawa misi besar untuk memajukan desa melalui pendidikan dan lapangan kerja. (Fjr)
Editor: Rochmatillah
