Menyala!.. H. Jayasan Gaspol Perbaiki Jalan, Pasang Lampu Terangi Akses TPU

H. Jayasan, Balon Kades Kedung Jaya periode 2026-2034 menegaskan, “Kami melihat kesulitan warga setiap musim hujan, jalan ini becek dan sulit dilalui. Maka kami berinisiatif untuk memperbaikinya agar warga tidak lagi merasa kesulitan saat menuju makam,” tegasnya. Selasa (12/5)
TEROBOSHUKUM.CO.ID – KEDUNG JAYA BABELAN BEKASI JAWA BARAT. Aksi nyata lagi dari Braja! Barisan Relawan Jayasan (BRAJA) kembali bikin warga Kedung Jaya terharu. Kali ini yang disentuh adalah akses jalan menuju Taman Pemakaman Umum (TPU) Kedaung di Dusun I, Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan.
Jalan yang dulu dijuluki warga ‘kubangan kerbau’ karena becek dan berlumpur tiap hujan, kini disulap jadi keras dan layak dilalui. Tak cuma itu, Gang Kawat RT 03/01 yang jadi akses menuju TPU juga kini terang benderang berkat lampu penerangan baru dari Braja.
Fahru, perwakilan Braja, menyebut perbaikan ini murni karena prihatin. “Jalan lingkungan menuju TPU Kedaung Dusun I ini kurang layak, sering kali becek dan berlumpur setiap kali diguyur hujan,” katanya.

Kondisi itu bikin warga sengsara. Mau ziarah susah, apalagi kalau ada yang berduka mau memakamkan keluarga di musim hujan.
“Kami melihat kesulitan warga setiap musim hujan, jalan ini becek dan sulit dilalui. Maka kami berinisiatif untuk memperbaikinya agar warga tidak lagi merasa kesulitan saat menuju makam,” tegas H Jayasan, Balon Kades Kedung Jaya periode 2026-2034, Selasa (12/5)
Tak berhenti di pengerasan jalan, H Jayasan juga pasang lampu penerangan jalan di Gang Kawat RT 03/01. Tujuannya mulia: biar warga aman melintas malam hari, ziarah jadi tenang, dan lingkungan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan termasuk tawuran.
“Lampu penerangan itu untuk mengurangi dampak hal-hal yang tidak diinginkan juga tawuran agar warga dapat merasa nyaman dan aman saat melintas malam hari di jalan lingkungan sekitar itu,” jelas H Jayasan.
Aksi Braja ini langsung disambut doa dan air mata haru warga. Enjen (65), warga RT 03/01 Dusun I, tak kuasa menahan syukur.
“Terima kasih banyak bang H Jayasan atas kepedulian dan bantuannya. Semoga sukses selalu dan dimudahkan segala urusannya, terutama atas niat baiknya untuk mencalonkan diri sebagai Kepala Desa,” ucap Enjen penuh harap.
Sardaya, warga lainnya, mengamini. “Semoga bantuan dan perbaikan jalan lingkungan menuju ke TPU ini bisa bermanfaat bagi banyak orang dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” tuturnya.
Dari jalan becek jadi keras. Dari gelap jadi terang. Braja buktikan peduli itu sampai ke urusan jalan kuburan. Karena menghormati yang sudah pergi, juga berarti memudahkan yang masih hidup. √
Editor: R. Fajar
