Kepsek, SDN Pusaka Rakyat 01 Tolak Program MBG, Diduga Hambat Program Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto, Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan investasi untuk masa depan bangsa, yaitu membangun generasi yang sehat dan berkualitas. Program ini bukan hanya tentang makanan, tapi juga tentang membangun kualitas generasi Indonesia, mengutip dari seskab.go.id


Kepala Sekolah SDN Pusaka Rakyat 01, Asnawi


Dari Dapur SPPG, Shintya, menyatakan bahwa pihaknya telah siap mendistribusikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada anak-anak di Desa Pusaka Rakyat. (22/11/25)


TEROBOSHUKUM.CO.IDTARUMAJAYA KABUPATEN BEKASI JAWA BARAT. Sangat disesalkan ada sejumlah SDN di kelurahan Setia Asih dan Desa Pusaka Rakyat menolak pendistribusian MBG, seperti Kepala Sekolah SDN Pusaka Rakyat 01, Asnawi, yang diduga menghambat program Makanan Bergizi Gratis (MBG)

Penolakan tersebut lantaran adanya Mou dari pihak yayasan lain yang belum terverifikasi dan belum beroperasi serta belum bisa mendistribusikan MBG, padahal program MBG digalakkan sebagai program skala strategis nasional gerak cepat yang wajib direalisasikan oleh pemerintah.

Bang Piyan Dasuki. Tokoh pemuda Tarumajaya ex KNPI Tarumajaya mengungkapkan via telepon genggam, ia membenarkan kejadian tersebut adanya penolakan dari pihak sejumlah SDN tersebut, karena adanya MOU dari pihak yayasan lain yang belum terverifikasi dan belum beroperasi.

ia juga sudah mengumpulkan bukti dokumen yang mengakibatkan penolakan dan menghambat pendistribusian MBG di sejumlah SDN itu dalam upaya mencari penerima manfaat program MBG di wilayah, ungkapnya, sabtu siang (22/11)

Senada dari pihak dapur SPPG juga akan menyampaikan laporan tentang kejadian penolakan tersebut kepihak terkait di pusat, apalagi ketika dimintai bukti kedatangan pihaknya kepala sekolah belum mau menandatangani bukti kedatangan dari pihak SPPG yang sudah terverifikasi, menurut Shintya, sabtu siang (22/11) saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya

Dari pihak dapur SPPG, Shintya, menyatakan bahwa pihaknya telah siap mendistribusikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada anak-anak di Desa Pusaka Rakyat.

Namun, upaya mereka terhambat oleh penolakan dari Kepala Sekolah SDN Pusaka Rakyat 01 yang telah menandatangani MoU dengan yayasan lain yang belum terverifikasi.

“Dapur kami sudah siap beroperasi 100% dan telah terverifikasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Kami memiliki semua yang dibutuhkan, mulai dari Kepala SPPG, Ahli Gizi, Ahli masak bersertifikasi, serta para relawan, sarana dan prasarana untuk pendistribusian. Hanya saja, kami terkendala dengan penerima manfaat yang telah menerima MoU dengan yayasan lain yang jelas belum terverifikasi,” ujar Shintya. (22/11)

Kepala Kordinator Wilayah Tarumajaya, H. Ahmad Japra, (21/11) juga menyayangkan penolakan bantuan penerima manfaat oleh Kepala Sekolah. “Penolakan ini adalah bentuk penghambatan Program Pemerintah. Kami telah menegur Kepala Sekolah terkait hal ini,” tegasnya. (Fjr)

Baca juga :

Masuk Zona Merah Pencegahan Korupsi, KPK Soroti Pemerintahan Kabupaten Bekasi

Kepala Kordinator Wilayah Tarumajaya, H. Ahmad Japra, (21/11) juga menyayangkan penolakan bantuan penerima manfaat oleh Kepala Sekolah. “Penolakan ini adalah bentuk penghambatan Program Pemerintah. Kami telah menegur Kepala Sekolah terkait hal ini,” tegasnya. (Fjr)

Baca juga:

KPK: Semangat Kepahlawanan Harus Jadi Api Perjuangan Pemberantasan Korupsi

Bertemu PM Albanese, Presiden Prabowo Bahas Penguatan Kemitraan Strategis Indonesia–Australia

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *