8.306 Warga Palestina Tewas Akibat Serangan Israel ke Gaza

TEROBOSHUKUM.co.idGaza.Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan, pada Senin setidaknya 8.306 orang telah terbunuh di wilayah Palestina sejak dimulainya perang dengan Israel pada 7 Oktober.

Kementerian tersebut mengatakan, setidaknya 3.457 anak-anak termasuk di antara korban tewas, ketika Israel terus menggempur Jalur Gaza dengan serangan udara dan ancaman.

Hamas mengatakan, mereka terlibat dalam “pertempuran sengit” dengan pasukan Israel pada Minggu di wilayah utara Gaza, di mana penduduk yang terkepung kembali diminta untuk melarikan diri.

Setelah berminggu-minggu melakukan serangan udara yang ganas, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengumumkan “tahap” baru dalam apa yang ia peringatkan akan menjadi perang yang “panjang dan sulit”.

Militer Israel merilis serangkaian gambar pada Minggu malam yang dimaksudkan untuk menunjukkan tank, pengangkut personel lapis baja, artileri, dan pasukan infanteri yang membawa peralatan yang beroperasi di wilayah Palestina.

“Brigade Ezzedine al-Qassam sudah terlibat dalam pertempuran sengit melawan pasukan pendudukan yang menyerang,” sebut pernyataan Hamas, seperti dikutip AFP .

Pasukan Pertahanan Israel mengklaim telah menyerang lebih dari “450 sasaran teror, termasuk pusat komando operasional, pos pengamatan, dan pos peluncuran rudal anti-tank”.

Militer juga mengatakan sersan Yinon Fleishman, 31 tahun, seorang tentara cadangan, tewas di Israel utara ketika tanknya terbalik.

Karena kekhawatiran akan terjadinya perang perkotaan yang dingin, juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan kepada warga sipil Palestina untuk pergi ke selatan “ke daerah yang lebih aman”.

“Kami secara bertahap memperluas aktivitas darat dan mencakup pasukan kami di Jalur Gaza,” kata Hagari.

Sekarang sudah lebih dari tiga minggu sejak orang-orang bersenjata Hamas melancarkan gelombang serangan melintasi batas terhadap rumah-rumah, komunitas, peternakan dan pos-pos keamanan di Israel.

Diperkirakan 1.400 orang, sebagian besar warga sipil, tewas dan 239 orang disandera, menurut pengakuan terbaru Israel.

Berduka dan marah, Israel bersumpah untuk membebaskan para sandera, melacak mereka yang bertanggung jawab dan “membasmi” Hamas, sebuah gerakan Islam Palestina yang telah memerintah Gaza sejak 2007. Senin (30/10/23)

Namun ada kekhawatiran internasional yang berkembang mengenai dampak kampanye Israel terhadap 2,4 juta penduduk Gaza. (Red)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *