Di Podcast Makin Berani, Dani Ramdan Ungkap Over Target PAD

PAD dan Naiknya Serapan AnggaranPj Bupati Bekasi Dani Ramdan saat tampil di acara Podcast Makin Berani yang disiarkan Prokopim Pemkab Bekasi.

teroboshukum.co.id – Kabupaten Bekasi. Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan, salah satu keberhasilan Pemkab Bekasi pada tahun 2022 adalah pemasukan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melebihi target.

Untuk tahun 2022 dari input anggaran kita sudah over target mencapai 106 persen dari target PAD. Itu artinya semua kegiatan yang sudah kita plot bisa kita biayai, dan masih ada lebihnya yang bisa kita manfaatkan di tahun 2023 ini, kata Dani Ramdan saat tampil di acara Podcast Makin Berani yang disiarkan channel youtube Prokopim Pemkab Bekasi.

Dalam prosesnya, Dani mengungkapkan, untuk penyerapan anggaran di tahun 2022 juga mengalami peningkatan. Jika di tahun 2021 hanya 85 persen, untuk tahun 2022 penyerapan anggaran menembus angka 88,9 persen.

Angka ini hanya terpaut satu poin dari Kota Pangkal Pinang sebagai daerah dengan serapan anggaran tertinggi di Indonesia yang mencapai 89,9 persen, terangnya.

Meningkatnya serapan anggaran tersebut, lanjut Dani, berdampak positif terhadap berbagai program pembangunan di Kabupaten Bekasi yang bisa dilaksanakan secara maksimal.

Indikatornya, hampir semua proyek yang dialokasikan di APBD bisa kita laksanakan, baik di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur. Dan dari sisi pengendaliannya, Kabupaten Bekasi mampu meraih WTP 8 kali berturut-turut, ungkapnya.

Dani menyebutkan, indikator akhir dari semua capaian tersebut yakni naiknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bekasi dari 74,45 pada tahun 2021 menjadi 75,22 poin pada tahun 2022.

Pj Bupati Bekasi mengatakan, untuk mencapai keberhasilan tersebut, dirinya melakukan berbagai strategi dengan memperkuat konsolidasi baik ke dalam maupun keluar.

Melalui slogan Makin Berani, kita samakan frekuensi dan menyatukan semangat untuk meningkatkan kinerja, bersama para kepala perangkat daerah, camat hingga ke tingkat desa dan kelurahan, ungkapnya.

Konsolidasi ke luar juga dilakukan bersinergi dengan DPRD, kalangan dunia usaha, komunitas, ormas, akademisi dan media.

Selain itu, dirinya juga meningkatkan sisi pengawasan dengan melakukan rapat pimpinan bersama kepala perangkat daerah dan para camat yang diagendakan setiap minggu.

Rapim ini isinya dua saja, yakni evaluasi pencapaian minggu kemarin dan rencana kegiatan minggu berikutnya. Tiap dinas dan kecamatan kita cek capaiannya, ketika ada kendala kita carikan solusi, dan yang sudah jalan kita dorong supaya lebih baik lagi, terangnya.(ADV)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *