Reses DPRD Kab Bekasi, Jiovani Nahampun: Diskop UKM Tak ada Anggaran, Minim Aspirasi

TEROBOSHUKUM.CO.ID – DPRD KABUPATEN BEKASI JAWA BARAT. Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Jiovani Nahampun, menggelar reses tahun sidang II masa persidangan kedua tahun anggaran 2026 dengan menghadirkan Dinas Koperasi dan UKM. Pada pagi hari jumat (1/4)
Dalam sambutannya, Jiovani mengucapkan terima kasih kepada kepanitiaan reses 2026. Ia sekaligus memperkenalkan perwakilan Dinas Koperasi agar warga bisa langsung menyampaikan aspirasi terkait UMKM.
“Saya di sini juga menghadirkan Dinas Koperasi. Bapak-Ibu semuanya jikalau nanti ingin menanyakan soal Dinas Koperasi dan UMKM, bisa langsung disalurkan kepada Dinas Koperasi,” ujar Jiovani.
Ia menyoroti soal anggaran bantuan UMKM yang belum tersedia di Dinas Koperasi. Menurutnya, hal itu terjadi karena selama ini minim masukan dan aspirasi dari masyarakat bawah.
“Bapak-Ibu belum ada anggaran bantuan kan? Ya, belum ada anggaran bantuan. Kenapa? Karena selama ini Dinas Koperasi tidak ada masukan atau aspirasi dari bawah. Kalau ada masukan dan aspirasi dari bawah, bisa langsung,” tegasnya.
Jiovani mencontohkan, pelaku UMKM yang sudah memiliki produk dan terkendala perizinan seperti sertifikasi halal bisa langsung difasilitasi Dinas Koperasi jika ada usulan resmi.
Pada kesempatan itu, Jiovani juga menyinggung soal komitmen pembangunan. Ia menyebut sudah dibimbing banyak pihak sejak 2 tahun lalu hingga bisa menjabat di DPRD Kabupaten Bekasi.
“Yang selalu membimbing saya sejak 2 tahun lalu dan saat ini saya bisa menjabat di DPRD Kabupaten Bekasi, kita bangun dari Pak Lurah, dari saya. Kita membangun Muktiwari. Jadi jangan ini, tapi membangun lingkungan,” katanya.
Ia mengkritik praktik bagi-bagi uang sesaat yang tidak berdampak pada pembangunan jangka panjang. “Uang sekarang dikasih, Pak. Besok dia menjabat belum tentu besok dia memikirkan pembangunan, Pak ya kan? Tapi kalau kita langsung komitmen untuk pembangunan,” tegas Jiovani.
Ia mengajak warga untuk fokus menyampaikan usulan pembangunan lingkungan dibanding meminta bantuan tunai yang sifatnya sementara.
Sebelumnya Anen Cerdik dari kepanitiaan reses saat membuka acara, “Luar biasa hari ini Bapak-Bapak, Ibu-Ibu yang saya hormati. Saya sebagai panitia pada masa persidangan kedua tahun anggaran 2026 mengucapkan selamat datang atas kehadirannya,” ujar Anen Cerdik saat membuka acara reses. Pada pagi hari jumat (1/4)
Dalam sambutannya, Anen mewakili kepanitiaan menyampaikan permohonan maaf jika masih terdapat kekurangan dalam persiapan acara. Ia menekankan bahwa reses merupakan agenda penting DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
“Mohon maaf dalam persiapan ataupun segala sesuatunya masih banyak kekurangan. Saya sebagai panitia meminta maaf sebesar-besarnya,” tambahnya.
Kegiatan reses DPRD Kabupaten Bekasi ini menjadi wadah bagi anggota dewan untuk turun ke daerah pemilihan, mendengar keluhan, usulan, dan masukan dari konstituen. Hasil reses selanjutnya akan dibawa ke DPRD untuk diperjuangkan dalam pembahasan program dan anggaran pemerintah daerah. (Fjr)
