Obon Tabroni Sosialisasi Program Pembangunan Kesehatan 2026 di Tambun Utara, Bekasi

Foto, Anggota DPR RI Komisi IX dari Partai Gerindra, Obon Tabroni yang menggunakan kopyah hitam, pada jumat sore, (13/03). Lalu Obon Tabroni merupakan Putra Daerah Asli Bekasi, selalu mendukung setiap kegiatan sebagai Aktivis Buruh dan Anggota Dewan.
TEROBOSHUKUM.CO.ID – KABUPATEN BEKASI JAWA BARAT. Anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Obon Tabroni, melakukan sosialisasi program pembangunan kesehatan di daerah tahun 2026 di Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan program-program yang ditawarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Jumat sore (13/03)

Dalam sosialisasi ini, Obon Tabroni menekankan pentingnya ketersediaan sumber daya manusia (SDM) kesehatan, khususnya dokter spesialis, dalam upaya memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit-rumah sakit regional. Hal ini sejalan dengan program Kemenkes yang menargetkan peningkatan rumah sakit kelas D menjadi kelas C yang berkualitas, pada Jumat sore (13/03)
Obon Tabroni juga membahas tentang program-program kesehatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026, termasuk peningkatan akses layanan kesehatan, pengentasan tuberkulosis (TB), dan Cek Kesehatan Gratis. Program-program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mencapai target pembangunan kesehatan yang telah ditetapkan
Sosialisasi ini dihadiri oleh tokoh masyarakat dan warga setempat, yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam program-program kesehatan.
Obon Tabroni menyatakan bahwa Kabupaten Bekasi memiliki 55 rumah sakit, namun masih ada tantangan dalam penyebaran tenaga kesehatan yang merata, terutama di wilayah terpencil. Ia juga menekankan pentingnya program cek kesehatan gratis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan.
Obon Tabroni berharap bahwa program-program kesehatan dapat terus ditingkatkan dan dijangkau oleh seluruh masyarakat, terutama di wilayah terpencil. (Fjr)
