JADAB Kukuhkan SPORA Kebalen Fokus Budaya & Pemberdayaan Ekonomi Warga

SPORA = Sebutan untuk “Cabang” di JADAB, terinspirasi dari spora jamur/pakis agar bisa berkembang luas.
Jargon JADAB: “Budaya Identitas Rakyat, Ekonomi Pondasi Bangsa” jadi benang merah seluruh kegiatan.
TEROBOSHUKUM.CO.ID – KEBALEN, BABELAN, KABUPATEN BEKASI, JAWA BARAT. Semangat kebudayaan. Budaya Identitas Rakyat, dan pemberdayaan ekonomi. Ekonomi pondasi Bangsa, warga kembali digaungkan. Perkumpulan Jati Diri Anak Bangsa (JADAB) secara resmi mengukuhkan Pengurus SPORA Kebalen, kecamatan Babelan, kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu, (28/6/26)
Acara pengukuhan yang berlangsung di Perumahan Villa Gading Baru dan Babelan Mas Permai ini dihadiri jajaran Pendiri JADAB Marcel dan Yanus Labu, Sekretaris Jenderal Adian Laula, perwakilan Kelurahan Babelan Bapak Asmin, serta tokoh masyarakat setempat Ustad Mahyudin, dari pengurus RW 09.
Bukan Sekadar Seremoni, Fokus ke Ekonomi & Budaya. Sekjen JADAB, Adian Laula, menegaskan pengukuhan ini adalah awal dari amanah besar. Ia membacakan Surat Keputusan Nomor 2/SKJADAB/6/2026 yang menetapkan susunan Pengurus SPORA Kebalen periode 2026-2030.
Susunan pengurus yang dikukuhkan:
Ketua Fitrah Ramdani, Sekretaris Panji Nugroho, Bendahara Novi Nurani, Ketua Bidang Organisasi Sumartono, Ketua Bidang Ekonomi Fatihadi, dan Ketua Bidang Budaya Agung Pratama.
“SPORA ini kami namakan mengacu pada logo JADAB, jamur dan pakis. Filosofinya, jamur dan pakis adalah kerajaan terbesar di dunia. Harapannya SPORA bisa berekspansi secara masif, bukan hanya di Indonesia,” jelas Adian.
Ia juga menegaskan jargon JADAB, “Budaya Identitas Rakyat, Ekonomi Pondasi Bangsa”. “Kami bergerak dari sektor budaya dan ekonomi. Nanti akan ada pelatihan teknisi, pelatihan menjahit, dan lain-lain agar warga yang belum bekerja bisa mendapatkan pekerjaan,” tegasnya.
Pendiri JADAB, Marcel, menutup acara dengan pantun dan mengajak seluruh pengurus untuk terus menyalakan semangat. “Tugas berat pengurus tidak berhenti di sini. Kami mau masyarakat terdampak secara ekonomi, nilai budaya di sini juga meningkat,” pungkas Marcel.
Acara dibuka secara simbolis dengan ketukan mikrofon tiga kali oleh perwakilan Kelurahan. Dalam sambutannya, Bapak Asmin dari Kelurahan Babelan menyampaikan apresiasi dan permohonan maaf karena Lurah Kebalen berhalangan hadir akibat sakit.
“Kami sangat senang dengan adanya SPORA Kebalen ini. Mudah-mudahan dapat membantu membangun wilayah kami, terutama di lingkungan Villa Gading Baru, membantu perekonomian warga, dan mempertahankan nilai-nilai luhur budaya,” ujar Asmin.
Senada, Ustad Mahyudin selaku pengurus RW 09 menegaskan bahwa JADAB hadir bukan sebagai LSM yang kerap dicitrakan negatif. “Ini adalah perhimpunan untuk membangun wilayah. Kami menerima dengan sepenuh hati kehadiran JADAB agar bisa menjaga kerukunan, kekompakan, dan memberdayakan anak muda kita,” katanya. (Fjr)
