Antisipasi DBD, Kades Nasarudin Gercep Lakukan Fogging di Lingkungan Warganya

Kepala Desa Kedung Pengawas, Nasarudin, turun langsung pimpin pelaksanaan fogging di Perumahan Pondok Afi 2, tepatnya di lingkungan RT 29 dan RT 30 RW 09, Kadus 4, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu sore (1/4)
TEROBOSHUKUM.CO.ID – KEDUNG PENGAWAS KABUPATEN BEKASI JAWA BARAT. Upaya pencegahan penyebaran demam berdarah dengue (DBD) terus dilakukan Pemerintah Desa Kedung Pengawas dengan melaksanakan pengasapan (fogging), pada Rabu sore (1/4)
Kepala Desa Kedung Pengawas, Nasarudin, turun langsung pimpin pelaksanaan fogging di Perumahan Pondok Afi 2, tepatnya di lingkungan RT 29 dan RT 30 RW 09, Kadus 4, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.
Baca juga:
Kades Nasrudin Bertakziah dan Berikan Bantuan ke Keluarga Almarhumah Misri
Fogging dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit DBD, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan meningkatnya potensi berkembang biaknya nyamuk.
Nasarudin tampak hadir bersama perangkat desa dan warga setempat guna memastikan proses fogging berjalan lancar dan tepat sasaran. Kehadirannya mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai menunjukkan perhatian nyata terhadap kesehatan lingkungan.
Kegiatan tidak hanya difokuskan di lingkungan RT 29 dan RT 30 RW 09 saja, namun juga direncanakan akan berlanjut ke wilayah RT dan RW lainnya yang dianggap membutuhkan penanganan serupa.
Dalam kesempatan tersebut, Nasarudin berharap kegiatan fogging dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta menekan potensi penyebaran DBD di wilayahnya.
“Kami ingin masyarakat merasa tenang dan terlindungi. Fogging ini adalah salah satu bentuk ikhtiar kami dalam menjaga kesehatan warga, khususnya agar terhindar dari ancaman demam berdarah. Insya Allah, jika memang masih ada wilayah lain yang perlu dilakukan fogging, kami akan lanjutkan secara bertahap,” ujarnya
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak hanya mengandalkan fogging, tetapi tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk, seperti menguras, menutup, dan mendaur ulang barang-barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Dengan turun langsung ke lapangan, Nasarudin menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan merespons cepat kebutuhan warga, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan lingkungan.(Fjr)
