Khoirul Anwar Tinjau Lokasi Akses Normalisasi Kali Manseng/Busa & Irigasi di Wilayahnya

“Kami akan melakukan normalisasi di Kali Manseng dan kali irigasi, dan kami membutuhkan akses yang lancar untuk alat berat seperti eskavator,” kata Lurah Bahagia, pada selasa sore, (3/2/26)
TEROBOSHUKUM.CO.ID – KELURAHAN BAHAGIA KABUPATEN BEKASI JAWA BARAT. Lurah Bahagia, Khairul Anwar, kecamatan Babelan kabupaten bekasi, melakukan survei akses lokasi normalisasi Kali di wilayahnya, didampingi oleh Katana kelurahan Bahagia Roni dan para RW terkait. Survei ini bertujuan untuk memastikan jalur akses alat berat eskavator untuk proses normalisasi dapat berjalan lancar dan tidak ada hambatan.
“Kami akan melakukan normalisasi di Kali Manseng dan kali irigasi, dan kami membutuhkan akses yang lancar untuk alat berat seperti eskavator,” kata Lurah Bahagia. Dan ia juga mengatakan, terkait seperti RW 20, 21 dan 23, ada bangunan yang menggunakan sepadan sungai supaya diberitahukan adanya normalisasi yang harus dilakukan, pada selasa sore, (3/2)
Baca juga :
Lurah Bahagia Cari Solusi Atasi Banjir dengan Usulan Musrenbang dan CSR
Lurah Bahagia, Khairul Anwar, membahas bahwa normalisasi Kali Manseng dan kali irigasi akan segera dirapatkan berhubungan dengan dilakukannya, “Kami akan melakukan normalisasi di Kali Manseng dan kali irigasi, dan kami membutuhkan akses yang lancar untuk alat berat Eskavator,” katanya.
Lurah Bahagia juga meminta agar para pihak terkait, seperti RW 20, 21, dan 23, untuk memberitahukan kepada warga yang bangunan mereka berada di sepadan sungai bahwa normalisasi akan dilakukan. “Bagi warga yang bangunan mereka berada di sepadan sungai, kami mohon untuk dapat memberikan akses yang lancar untuk proses normalisasi,” tambahnya.
Baca juga :
Lurah Bahagia Tekankan Pentingnya Pengawalan Usulan Pembangunan
Lurah Bahagia berharap agar proses normalisasi dapat berjalan lancar dan tidak ada hambatan. Normalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan mengurangi risiko banjir di wilayah Lurah Bahagia.
Lurah Bahagia juga meminta agar bangunan-bangunan yang berada di sepadan kali (GSS) dapat dibongkar untuk memudahkan jalannya proses normalisasi. “Kami tidak ingin ada hambatan dalam proses normalisasi, jadi kami meminta agar bangunan-bangunan yang terkena dapat dibongkar,” tambahnya.
Survei ini diharapkan dapat membantu memperlancar proses normalisasi dan meningkatkan kualitas lingkungan sungai langsung dan Irigasi di wilayah Lurah Bahagia. (Fjr)
