Maraknya pungli di SDN dan SMPN kota bekasi


Ilustrasi adanya pungutan liar (pungli) yang tercokok tim satgas sapu bersih pungli.


TEROBOS HUKUM.CO.ID – Oknum, Guru dan kepala sekolah serta komite SDN dan SMPN kota bekasi tidak taat progaram pendidikan gratis, terindikasi cari untung dan pungli, karena tidak mendukung sekolah gratis pendidikan wajib belajar Sembilan tahun.

Lembaga Bekasi Corruption watch (BCW), fajar R (12/12) mengungkapkan, Ketidak taatan progaram gratis pendidikan wajib bejar Sembilan tahun sebagai amanat undang-undang program pemerintah, anehnya, kepala dinas pendidikan dan walikota kota bekasi diduga tutup mata.

Program pendidikan gratis SDN dan SMPN dipemerintahan kota bekasi, program gratis pendidikan wajib belajar (wajar) Sembilan tahun tidak terlaksana dengan baik, masi terlalu banyak pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh banyak wali kelas (guru), kordinator wali murid, dalih kesepakatan komite, dan ada yang menggandeng toko buku yang diarahkan oleh kepala sekolah dan guru wali kelas. Bebernya

Beberapa sumber wali murid yang tidak mau disebutkan namanya karena khawatir anaknya di diskiminasi, seperti yang dilakukan oleh beberapa SDN dan SMPN dikota bekasi, guru kelas dan kordinator wali murid mengarahkan pembelian buku tema setiap mata pelajaran SDN, di toko buku yang sudah ditentukan. Ungkap beberapa orang tua murid.

Seperti yang di katakan beberapa orang tua murid, menjelang ambil raport ada uang tanda terima kasih Rp 30 000,-50 000.-, lalu ditambah Sekolah mencari keuntungan dan lakukan pungli, jual sampul rapot pariatif dari harga Rp 60 000,- sampai Rp 67 000,-, uang renang dari Rp 35 000,- sampai 40 000,-, uang kurban seihklasnya tetapi harus membayar Rp 50 000,-, siswa diarahkan membeli buku tema ditoko yang diarahkan dengan pariatif harga dari Rp 18 000,- sampai Rp 25 000,- permata pelajaran dikali sejumlah mata pelajaran, uang tanda terimakasih Rp 30 000,- sampai Rp 50 000.-, uang imfak setiap jumat Rp 2000,-. Dan kartu nomor induk siswa nasional (NISN) dijual Rp 25 000.- serta lain- lainnya. Ujar beberapa orang tua murid.

Dari pantauan wartawan terobos hukum.co.id, adanya oknum kepala sekolah dan guru yang sengaja melakukan pungli dengan modus menggunakan orang lain maupun langsung, dan modus-modus lainnya untuk mencari keuntungan didunia pendidikan gratis wajib belajar (wajar) baik di SDN dan SMPN dikota bekasi.(RM)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *