PENGAWAS PUPR RI, KONTRAKTOR & KONSULTAN DIDUGA KORUPSI BERJAMAAH



TEROBOSHUKUM.CO.ID – Pekerjaan 2019 ngebut tak kunjung selesai 2020 masih dikerjakan, akibatnya dugaan Korupsi berjamaah melibatkan Pengawas Kementerian PUPR RI, Konsultan, Dan Kontraktor dipembangunan insfratruktur jalan lanjutan dari depan SMUN 08 Bekasi, kejalan Mandala ke jatiasih Kota Bekasi Jawa Barat

Masih saja terjadi, memang benar kata BCW, Fajar Rht, Selasa (7/01/20), Dugaan korupsi bukan hanya dilakukan oleh individu, tetapi juga dilakukan secara kolektif. Tindak pidana korupsi bukan hanya dilakukan secara sporadik, tetapi juga dilakukan secara berjamaah

Indikasi Korupsi Proyek PUPR RI, Pembangunan Jalan dari Depan SMUN 08 Bekasi ke jalan Mandala, Jatiasih, akhir tahun 2019 ini indikasi Korupsi sangat kuat karena adanya Sejumlah pekerjaan asal asalan, Selasa ( 7/01/20)

Dari investigasi awak media, Proyek pembangunan tersebut menjadi sorotan tajam dari kemungkinan terjadinya praktik korupsi. Bakal terbukti dari data dilapangan adanya temuan-temuan pekerjaan asal jadi, timbul beberapa kerugian negara

Seperti, pasangan box culvert banyak renggang, Pembesian berkurang, kontrol kualitas belum maximal, Bacthing plant campuran berbagai macam merek, Permukaan tidak rata dan tidak datar kwalitas menjadi berkurang, pengerasan asal saja saat Pekerjaan dikebut, pasangan udit asal jadi, pengecoran trotoar asal jadi, wermes tidak terpasang, dan lain sebagainya, hasil pantauan awak media

Pasalnya, dilokasi pemasangan Box Culvert (BC), Belum Merata, adanya Pembiaran Renggang 30 Cm dipembangunan Jalan, dilokasi Rt 001/017 kelurahan Jakasetia, kecamatan Bekasi Selatan kota Bekasi, Kamis (5/12/19), hasil investigasi awak media teroboshukum.co.id

Menurut Pelaksana, Ajis mengatakan, solusinya nanti akan kita pasangi papan dan besi wermes pada saat pengecoran, ucapnya, Kamis, (5/12/19), ia juga mengatakan, memang ada beberapa yang renggang, tetapi sebelum dilakukan pengecoran, akan kita pasangi papan dan Wermes pada saat pengecoran, kata Pelaksana, namun menurut Pantauan awak media wermes tidak terpasang baik tutup lubang dan cor jalan saat pengecoran

Sugeng dari PUPR RI, senada dengan Pelaksana, namun kenyataannya belum ada besi wermes yang terpasang di Box Culvertl renggang saat pengecoran, Kamis ( 5/12/19 )

Soal, Coran yang Setting ini menambah adanya Kerugian negara, setting tetap pengecoran jalan beton di kucurkan di pembangunan jalan, dapat mengurangi mutu pada lokasi di RT 002/017 kelurahan Jakasetia, hasil pantauan awak media

Konfirmasi Pelaksana proyek, Ajis, dia mengatakan warna coran masih sama, memang ada apa kata dia, sembari menghindar dari Wartawan terobos hukum, Kamis (5/12/19)

Dari kementerian PUPR RI, Reza Selaku Pengawas, dia mengatakan kalo coran setting tidak bisa digunakan, saya tegur akan dibongkar, saya tidak mau dibohongi pemborong, ucapnya, namun dugaan itu belum dibongkar,

Kata Pekerja, melakukan pekerjaan kalo setting ini payah, susah dikerjakan, kerena panas dan keras, harus dipaksakan pada pemerataan jidar, pekerja Sangat berat kerjanya, menurutnya

Sugeng dari PUPR RI tentang Setting itu yang berada dilapangan sebagai pengawas mengatakan, “payah nih Pelaksanaannya.” Ucapnya, tambahnya “Kalo setting ini masih ada masa perawatan, jika nantinya beton tersebut retak, ini harus dibongkar,” ungkapnya

Lalu persoalan Kerugian negara lainnya, adanya akibat kejar tayang, Pekerjaan Drainase sepertinya udit dipasang asal jadi, saat awak media teroboshukum.co.id – melakukan investigasi dilokasi

Dia menambahkan, Bekasi Corruption Watch (BCW), Selasa ( 7/1/20), mengungkapkan bakal ada Korupsi berjamaah, apabila ada kerugian negara terkait dugaan Sejumlah kerenggangan Box Culvert, dan Setting Rigid, serta Pekerjaan udit asal jadi, kerjaan dikebut tak kunjung selesai, akibatnya sejumlah uditc gorong-gorong asal jadi, Trotoar asal jadi, dan jalan rigid tidak datar adanya cekung ditengah jalan

Dia juga menyesalkan saat awak media konfirmasi kepada Darma dari kementerian PUPR RI saat itu juga darma yang berada dilokasi seperti gugup menjawab pertanyaan, dengan alasan ditelepon istri harus pulang, BCW menyesalkan hal tersebut, karena tidak transfarans

Belum lagi Rigid, apabila Coran yang Setting tetap digunakan ini dapat mengurangi mutu, udit beton, tekhnik pemasangannya belum sesuai bestek, karena pengerjaan asal gali dan asal pasang tidak profesional dan belum berestetika, seperti yang telah terlihat dilokasi. (Abd)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *