Dimana Potensi Kejayaan Pohon Beringin Kabupaten Bekasi Bertahan




 

Wawancara khusus salah satu mantan Ketua Partai Tingkat Kecamatan Yaitu H. Taufik HN


TEROBOSHUKUM.CO.ID – Dinamika perpolitikan Kabupaten Bekasi semakin menarik, dalam hal ini penjaringan Wakil Bupati yang akan mendampingi H. Eka Supria Atmaja SH, dalam menah kodai Pemerintahannya pasca tertangkap tangannya Bupati Non aktif Neneng Hasanah Yasin dalam pusaran Gratifikasi Perijinan Meikarta

Desas – desus para aktor politik yang membawa kepentingan marwah partai maupun orang Bekasi terlihat beberapa bulan yang lalu telah menyibukan diri demi terwujudnya Bekasi Baru, Bekasi Bersih

Dilain sisi para tokoh Bekasi juga ikut ber sumbangsih pemikiran tentang perkembangan bekasi terkini, Dalam kesempatan ini. kami dari redaksi berhasil mewawancarai khusus salah satu mantan Ketua Partai Tingkat Kecamatan Yaitu H. Taufik HN

Bagaimana abang melihat Bekasi saat ini dikepemimpinan Pak Eka?
Bagus bang, pak Eka banyak inovasi, walaupun beliau saat ini masih sendiri, dan harus ekstra mengendalikan roda pemerintahan, ketika ada beberapa program pemerintah yang belum maksimal dikarnakan pak Eka belum mendapatkan pendampingnya, dalam hal ini orang nomor dua di kabupaten Bekasi, dan melihat kondisi itu pun kita harus bijak dan maklum

Harapan abang, Kabupaten Bekasi ini bagaimana di Kepemimpinan Pak Eka?
Harapan saya, banyak program yang harus mengarah kepada pembangunan Sumber Daya Manusia, ditunjang dengan pembangunan infrastrukur pendukung Bagi Sumber Daya Manusia tersebut.

Bekal pak Eka dalam penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten Bekasi sudah lebih dari cukup, karna pernah mendampingi Bu Neneng pada saat itu, dan beliau menjadi wakil Bupatinya.

Abang kan mantan orang partai, bagaimana abang melihat kondisi partai politik dalam menyikapi dinamika calon wakil Bupati?
Saya melihatnya semua propesional bang, saya yakin mereka lebih mengedepankan kepentingan masyarakat banyak, dari pada kepentingan pribadi atau ego kelompok, apa lagi ini demi keberlangsungan kepemimpinan Bekasi kedepan yang harmonis

Karna saya fikir Pak Eka pun tidak mau didampingi oleh pigur yang tidak punya kredibilitas di masyarakat, kepemimpinan itu harus sehati, karna bicara Bekasi ya orang Bekasi yang Tahu, karna bicara bekasi bukan hanya hari ini, maka dari itu bekasi butuh kepemimpinan harmonis yang mengayomi, bekerja dengan hati.

Lalu bagaimana abang melihat issue primordialisme dalam Bursa Calon Wakil Bupati?
Primordial itu kan salah satu aspirasi atau keinginan masyarakat bang, dan saya fikir wajar lah, dan bukan hanya itu, ada pertimbangan yang sangat urgen lagi menurut saya diluar issu primordial, para tokoh politik non politik pun saya kira punya kajian dan pertimbangan matang tentang siapa pigur yang akan mendampingi Pak Eka, ini kan bicara marwah orang Bekasi, pertimbangan lain adalah menurut saya background pak Eka kan secara Politik ada di Pohon Beringin Bang, Pohon beringin kan pernah Berjaya di tangan pebayuran, dan sampai saat ini pun

potensi kejayaan nya masih ada dan melekat, walaupun ada kasus hukum yang menjerat mantan bupati, namun tidak mempengaruhi citra partai, dan masyarakat Bekasi pun sudah cerdas menilai bahwa kasus mantan Bupati itu kan Gratifikasi, tidak ada kerugian uang negara.

“Terakhir bang, apakah abang mengenal Bu tuty dan H. Marzuki? Lalu bagaimana menurut abang kehadiran Bu Tuty Yasin dan H. Marzuki yang masuk dalam bursa Calon Wakil Bupati?”

Kenal lah bang, tapi gak tau beliau kenal gak sama sayah?. Saya fikir sah-sah saja, menurut kajian saya, kehadiran Bu Tuty ini kan karna dorongan masyarakat dan beberapa tokoh yang terlihat dimedia social pada saat mengantarkan Bu Tuty untuk mendaftar dalam Bursa Calon Wakil Bupati, karna Bu Tuty ini orang yang mempunyai potensi dimana kejayaan Pohon Beringin bertahan, selain itu ada PR besar yang harus diselesaikan tentang marwah orang bekasi, membangun kembali optimisme masyarakat tentang program yang belum terselesaikan, pasca tersandungnya kasus meikarta yang menimpa mantan Bupati Bekasi.

Jadi Bu Tuty ini hadir sebagai obat, begitu menurut kajian saya bang. Untuk Pak H. Marzuki ini kan diluar dugaan bang, informasi yang saya dapat adalah seorang pengusaha limbah asal Madura yang berdomisili di karawang, profilnya pun belum banyak orang tahu, termasuk saya, motifnya pun saya belum tahu kenapa masuk bursa calon wakil bupati, tapi saya yakin kedua nya pun mempunyai niat baik, kembali kepada pemegang kebijakan, bahwa kontestasi Calon Wakil Bupati ini bukan bicara transaksional uang yang kita punya atau kita dapat, akan tetapi mengedepankan azas marwah orang Bekasi. Begitu perkiraan dan harapan saya bang, bebernya

Itulah hasil wawancara khusus salah satu mantan Ketua Partai Tingkat Kecamatan Yaitu H. Taufik HN

Reporter : ( Fjr )


PEMASANGAN iklan hubungi TLP kantor Redaksi, Mobile : 0813 9470 4440 / WA


 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *