12 Anggota DPRD kota Malang Diangkut KA keadaan Diborgol




TEROBOSHUKUM.CO.ID – Komisi pemberantasan korupsi (KPK), Agus Rahardjo selaku ketua dengan mencetak sejarah. 12 anggota DPRD Kota Malang diborgol.

12 terdakwa diduga telah menerima suap uang ketok palu APBD itu dinaikan ke kereta api (KA). Mereka memakai rompi orange.

Sejumlah politisi itu diangkut KA pindah ke Rutan Medaeng, Surabaya. Mereka adalah para tersangka kasus penerimaan hadiah atau janji terkait pembahasan APBD-Perubahan Pemerintah Kota Malang Tahun Anggaran 2015 dari Moch Anton selaku Wali Kota Malang.,

Dakwaanya dan berkas perkara untuk 12 anggota DPRD Kota Malang diimpahkan ke Pengadilan Negeri Surabaya untuk menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Surabaya.

Belasan tersangka tersebut adalah Diana Yanti (DY), Sugiarto (SG), Afdhal Fauza (AFA), Syamsul Fajrih (SFH), Hadi Susanto (HSO), Ribut Haryanto (RHO), Indra Tjahyono (ITJ), Imam Ghozali (IGZ), Mohammad Fadli (MFI), Bambang Triyoso (BTO), Asia Iriani (AI), dan Een Ambarsari (EAI).

Para terdakwa telah dibawa ke Surabaya menggunakan kereta api tadi malam, dan dititipkan sementara di Rutan Medaeng dan Cabang kelas 1 rutan Surabaya pada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Dalam foto dokumentasi KPK, tampak para tersangka mengenakan rompi jingga dan tangannya diborgol. Mereka duduk dalam satu gerbong dengan dikawal petugas dari KPK serta Kepolisian setempat.

KPK telah menetapkan 22 anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019. Mereka  dijerat karena diduga menerima hadiah atau janji terkait dengan pembahasan pembahasan APBD-Perubahan Kota Malang Tahun Anggaran 2015. Hadiah itu datang dari Moch Anton selaku Wali Kota Malang periode 2013-2018.

Untuk 10 tersangka lainnya, KPK pada 10 Desember 2018 telah melimpahkan dari proses penyidikan ke penuntutan. Sebanyak 22 tersangka tersebut diduga menerima fee berkisar Rp 12,5 – Rp 50 juta dari Moch Anton. Uang ini ada hubungannya dengan pelaksanaan fungsi dan wewenang sebagai anggota DPRD Kota Malang.(*)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *