6 MENIT DI KANTOR POS KOTA BEKASI KENA PALAK PARKIR 3 RIBU! BEKASI DARURAT PUNGLI?

TEROBOSHUKUM.CO.ID – KOTA BEKASI JAWA BARAT. Ironi pelayanan publik terjadi di jantung Kota Bekasi. Seorang konsumen hanya ingin membeli materai di Kantor Pos Giro yang berada di dekat Lapangan Serbaguna Kota Bekasi, harus merogoh kocek ekstra untuk tarif parkir yang tidak masuk akal.

Hanya masuk 6 menit, langsung ditarik Rp 3.000!

Padahal, Kantor Pos adalah aset milik negara. Tempat rakyat mengurus kebutuhan negara seperti materai. Logikanya, halaman parkir instansi pemerintah adalah fasilitas publik gratis, bukan lahan komersial.

“Gila, saya cuma 6 menit beli materai, keluar kena 3 ribu. Ini kantor pos milik negara kok kena parkir liar begitu. Materainya 10 ribu, parkirnya 3 ribu, hampir 30 persen sendiri,” keluh konsumen tersebut, pada Senin (26/10/26)

Pertanyaannya besar, Ke mana uang parkir itu mengalir? Apakah masuk ke kas negara atau masuk ke kantong pribadi oknum?
Apakah Wali Kota Bekasi dan Direksi PT Pos Indonesia tahu halaman kantor negara mereka dikomersilkan?

Jika parkir di instansi negara saja dipalak, bagaimana rakyat kecil bisa percaya pelayanan publik itu gratis dan pro-rakyat?

Warga meminta Dinas Perhubungan Kota Bekasi dan PT Pos Indonesia untuk segera mencabut pengelolaan parkir liar di area fasilitas negara. Jangan jadikan rakyat yang sudah bayar pajak sebagai sapi perahan hanya untuk membeli materai! (Fjr)

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *