Mampukah Negara Padamkan Api, Korban Jiwa Sudah Berjatuhan

Mampukah Negara Padamkan Api, Korban Jiwa Sudah Berjatuhan


TEROBOSHUKUM.CO.ID – JAKARTA. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026 kembali menjadi bencana kemanusiaan. Bukan hanya hutan yang hilang, korban jiwa sudah berjatuhan. Selasa (20/10)

Kementerian Kesehatan mencatat 4 orang meninggal dunia dan 347 orang luka-luka sebagai dampak langsung karhutla hingga Oktober 2026. Di Gunung Bromo, 4 orang petugas pemadam dan pekerja meninggal saat berjibaku memadamkan api di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Seorang relawan di Kalimantan Tengah bernama Akhmad Rizani juga gugur setelah memadamkan kebakaran lahan di Palangkaraya.

Dampak tidak langsungnya jauh lebih besar. Analisis Center for Research on Energy and Clean Air (CREA) memperkirakan 1.700 kematian akibat polusi udara dari karhutla sepanjang Agustus 2026 saja. Kadar PM2,5 di Kalimantan melonjak 6 kali lipat, dari 20 menjadi 120 mikrogram per kubik. 3123

Data Kemenkes mencatat 277.075 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di tujuh provinsi terdampak, 22,5 persen di antaranya atau 62.400 kasus menimpa anak balita usia 0-5 tahun. Total 12,5 juta warga di tujuh provinsi terdampak karhutla. 2ee1de8d

Pemerintah melalui BNPB, KLHK, dan TNI-Polri mengerahkan operasi pemadaman darat, water bombing, dan teknologi modifikasi cuaca. Hingga Oktober, 162 orang ditangkap karena diduga membakar lahan secara ilegal. 1397

Namun luas kebakaran terus naik. Data SiPongi KLHK mencatat 202.004 hektare terbakar Januari-Juli 2026, naik 69 persen dibanding tahun lalu. Estimasi organisasi lingkungan Auriga bahkan menyebut angka 637.000 hektare untuk Januari-Agustus.

Pertanyaannya kini bukan lagi soal ada atau tidaknya upaya, melainkan: mampukah negara menghentikan siklus api yang terulang setiap musim kemarau, ketika korban sudah bukan lagi angka, melainkan nyawa anak-anak, petugas lapangan, dan warga yang sesak menghirup asap di rumahnya sendiri? (Fjr)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *