Debu Proyek di Cikunir Bikin Warga Sakit, Kompensasi Rp150 Ribu Tak Merata, Siapa Bertanggung Jawab?

Foto lokasi: Kp Cikunir RT 06 dan 03 di Rw 02 kelurahan jaka mulya kecamatan bekasi Selatan kota bekasi Jawa Barat
TEROBOSHUKUM.CO.ID – BEKASI SELATAN KOTA BEKASI JAWA BARAT. Warga Kampung Cikunir, RT 06 dan 03, RW 02, Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi resah. Proyek pembangunan cluster di lahan sekitar kurang lebih 2 hektar sudah berjalan sebulan, tapi dampaknya dinilai merugikan warga.
Saat ini proyek masih tahap pengurugan dan perataan tanah. Setiap hari kerja, debu “ngebul” dan membuat rumah-rumah warga kotor.
“Ini kalau liat video dan fakta dilapangan parah nih videonya. Tiap hari kerja ngebul. Rumah-rumah jadi kotor semua,” ujar Wawan di lokasi warga jaka mulya, Sabtu (6/9/2026).
Kompensasi Rp150 Ribu Tidak Merata.
Keluhan lain muncul soal kompensasi. Warga menyebut ada uang kompensasi sebesar Rp150.000, namun tidak jelas peruntukannya dan pembagiannya tidak adil.
“Belum jelas itu per bulan atau apa. Ada yang dapat Rp150.000. Yang punya rumah kontrakan dapat, yang ngontrak nggak dapat. Yang nempel berdekatan dengan proyek orang ngontrak juga nggak dapat,” kata warga.
Menurut warga, kompensasi disalurkan lewat RT 06 dan 03 di Rw 02 kelurahan jaka mulya kecamatan bekasi Selatan kota bekasi Jawa Barat menurut Pak Wawan.
Warga Sakit, Batuk Pilek dan Mata Belekan
Dampak paling dikeluhkan adalah kesehatan. Sejumlah warga mengaku mulai sakit sejak proyek berjalan.
“Sebelum ada proyek nggak. Setelah ada proyek batuk pilek belekan terus,” ujar Pak Wawan.
Bahkan cucunya yang berusia 5 tahun juga ikut batuk pilek.
Pertanyaan pun muncul dari warga: “Kalau ada yang sakit, siapa yang bertanggung jawab?”
“Kalau aparat jadi contoh lah ya. Taat hukum, taat adat istiadat. Jangan sampai merugikan orang lain. Ini kan berarti warga dirugikan. Yang tanggung jawab merekalah,” tegas warga.
Hingga kini pengembang belum diketahui warga. Warga RT 06 dan RT 03 Re 02 kelurahan jaka mulya Kampung Cikunir berharap Pemkot Bekasi dan Kelurahan Jakamulya turun tangan. Mereka meminta kejelasan kompensasi, penanganan debu, dan tanggung jawab jika ada warga yang sakit akibat proyek.
Reporter : Malih DH
Editor: Redaksi (F. Rochmatillah)
