Aan Sumarna Sah Jadi Wakil Perempuan BPD Buni Bakti Kabupaten Bekasi

Hj. Aan Sumarna di dampingi sang suami H. Embeng Basri dengan sapaan akrab, warga Buni Bakti berharap suara perempuan semakin kuat, transparansi anggaran semakin terjaga, dan pembangunan desa berjalan lebih cepat dan bersih
TEROBOSHUKUM.CO.ID – BUNI BAKTI, BABELAN, BEKASI, JAWA BARAT. Proses pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, berakhir mengejutkan namun penuh semangat kebersamaan. Aan Sumarna resmi terpilih secara aklamasi sebagai perwakilan perempuan Wilayah 2 BPD, setelah tidak ada calon lain yang maju. Pada kamis siang (21/5)
Penetapan aklamasi ini disambut antusias warga. Melalui pendampingnya yang tak lain adalah sang suami, Aan Sumarna menyampaikan komitmen kuat untuk mengawal dana desa agar benar-benar sampai ke masyarakat.
“Daripada mengikuti aturan pemerintahan BPD yang ada, tugas utama kami adalah mengawal dana yang akan turun ke desa. Tujuannya satu: mensejahterakan masyarakat,” tegasnya.
Meski mewakili perempuan, Aan menegaskan perannya untuk semua warga. “Sebagai wanita, saya punya potensi untuk memperjuangkan kepentingan wanita. Tapi yang utama, saya bekerja untuk seluruh masyarakat—baik laki-laki, pemuda, maupun warga yang baru pulang mudik,” ujarnya.
Ia juga membuka pintu kerja sama luas dengan Karang Taruna, ormas, LSM, dan elemen masyarakat lainnya. Tujuannya jelas: memajukan desa dan menindaklanjuti setiap misi pembangunan.
“Jangan sampai ada potensi tercium bau-bau korupsi. Ruang pemerintahan sekarang sensitif. Untuk itu, saya sebagai suami akan mendampingi penuh beliau agar proses pemerintahan berjalan lancar, kondusif, aman, dan tertata,” kata sang suami mendampingi.
Pesan keras juga disampaikan untuk menjaga integritas. “Yang sudah baik kita dukung. Yang belum baik, kita sentil supaya jadi lebih baik lagi. Masyarakat harus melihat pemerintahan desa dan BPD bekerja lebih indah, lebih terlihat hasilnya.”
Aan berharap hubungan BPD dan Pemerintah Desa Buni Bakti berjalan seimbang dan saling berlomba dalam kebaikan.
“Kalau perlu, pemerintah desa berbuat baik, BPD juga berbuat baik. Karena kita sama-sama punya kantor, sama-sama punya tanggung jawab. Mari kita berkembang bersama untuk masyarakat,” tutupnya.
Dengan terpilihnya Aan Sumarna, warga Buni Bakti berharap suara perempuan semakin kuat, transparansi anggaran semakin terjaga, dan pembangunan desa berjalan lebih cepat dan bersih. (Fjr)
