Indonesia Berkomitmen Laksanakan Program Kerja Sama Teknik dengan UNFPA

Kepala BKKBN, Sigit Priohutomo, menyampaikan bahwa kurikulum pelatihan ini disusun oleh tim dari UNFPA Indonesia yang diketuai oleh Dr. Saramma Mathai, bersama tim dari Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, dan Universitas Udayana. (21/2)
TEROBOSHUKUM.CO.ID – YOGYAKARTA. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sekretariat Negara bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menyelenggarakan International Training on Comprehensive, Rights-Based Family Planning dalam rangka Kerja Sama Teknik Selatan-Selatan dan Triangular (KSST) dengan United Nations Population Fund (UNFPA) Indonesia.
Pelatihan ini dihadiri oleh 7 orang peserta dari beberapa negara berkembang, yaitu Bangladesh, Papua Nugini, Timor Leste, dan Ghana. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Keluarga Berencana (KB) oleh praktisi dan tenaga kesehatan melalui proses “transfer of skills and knowledge” yang intensif.
Baca juga:
Kepala BKKBN, Sigit Priohutomo, menyampaikan bahwa kurikulum pelatihan ini disusun oleh tim dari UNFPA Indonesia yang diketuai oleh Dr. Saramma Mathai, bersama tim dari Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, dan Universitas Udayana. Para peserta akan belajar mengelola program KB, program advokasi, dan manajemen logistik untuk dapat diaplikasikan di negara asal mereka.
Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menyelenggarakan kerja sama teknik dengan negara-negara berkembang untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Komitmen tersebut dibuktikan dengan terselenggaranya lebih dari 800 program KSST dengan beragam tema sampai dengan tahun 2017 dan menyerap lebih dari 5000 partisipan dari berbagai negara berkembang. (√)
Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri
Kementerian Sekretariat Negara
T: +6221 38901135
