Kecamatan Babelan, Jadi Pelopor. “Data Valid Kunci Anggaran Tepat Sasaran”

TEROBOSHUKUM.CO.ID – KABUPATEN BEKASI, JAWA BARAT. Pemkab Bekasi resmi melangkah ke era pembangunan berbasis data. salah satu desa perwakilan kecamatan, yaitu Babelan, Desa Sukadanau Kecamatan Cikarang Barat, serta Desa Karangmekar Kecamatan Kedungwaringin, dicanangkan sebagai Desa Cantik (Cinta Statistik) tahun 2026.

Pencanangan berlangsung secara daring di Ruang Command Center Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Senin 12 Mei 2026. Acara dihadiri Sekretaris Daerah, perangkat daerah, para camat, serta aparatur desa terpilih.

Data Jadi Dasar, Bukan Asumsi, Sekda Endin
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin menegaskan pentingnya data akurat sebagai fondasi pembangunan. Tanpa data valid, anggaran daerah rawan mubazir dan tidak tepat sasaran.

“Tentunya data itu sangat penting karena menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan. Misalnya, saat membangun ruas jalan, pemerintah harus mengetahui jumlah jalan yang rusak di Kabupaten Bekasi,” ujar Endin.

Menurutnya, dengan data yang tepat, Pemda bisa menentukan intervensi pembangunan sesuai kebutuhan riil masyarakat dan kemampuan anggaran daerah.

Endin berharap Program Desa Cantik ini manfaatnya langsung dirasakan warga. “Dengan data yang akurat dan tepat sasaran, dapat mendukung Pemerintah Daerah dalam penentuan kebijakan yang lebih tepat,” katanya.

BPS Bintek Aparatur Desa Kelola Data Standar Nasional, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Bekasi Krido Saptono menjelaskan, Desa Cantik adalah turunan langsung Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Tujuannya membina aparatur desa agar melek data.

“Melalui program Desa Cantik, kami membina desa-desa terpilih agar nantinya aparatur desa mampu mengelola data yang terstandar, membuat website desa, menyusun monografi desa, hingga menggunakan data statistik sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat sasaran,” jelas Krido.

Untuk memperluas dampak, BPS Kab. Bekasi juga membentuk agen statistik desa. Tugasnya menyebarluaskan literasi data ke desa-desa lain. Desa Sukadanau nantinya diharapkan jadi rujukan dan berbagi pengalaman ke desa lain soal pengelolaan data berbasis statistik.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *