Ketua DPRD Kab. Bekasi Soroti 3 Masalah, Jalan Rusak, Drainase Tersumbat, dan Sampah


Ketua DPRD Kabupaten Bekasi,Ade Sukron menyoroti tiga permasalahan utama di wilayah yakni jalan rusak, drainase tersumbat, dan penumpukan sampah yang belum tertangani secara optimal. (6/2/26) 


TEROBOSHUKUM.CO.IDKABUPATEN BEKASI JAWA BARAT. Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, menyoroti tiga permasalahan utama di wilayahnya, yaitu jalan rusak, drainase tersumbat, dan penumpukan sampah yang belum tertangani secara optimal. “Masalah ini harus menjadi perhatian serius semua pihak,” kata Ade Sukron.

Ade Sukron menjelaskan bahwa berdasarkan data yang diperoleh dalam monitoring di lapangan, telah ditemukan sejumlah titik jalan umum dan drainase kali di wilayah kecamatan, salah satunya di sekitar wilayah Kecamatan Babelan termasuk Kecamatan Tarumajaya.

“Meningkatnya volume sampah setiap hari menjadi salah satu isu utama yang mencuat dalam aspirasi masyarakat,” kata Ade Sukron. Salah satu contohnya adalah penyumbatan di saluran pembuang BUT 8 Kali Kopeng wilayah Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan.

Ade Sukron menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif guna mewujudkan Kabupaten Bekasi maju bangkit sejahtera. “Kesadaran masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga kebersihan lingkungan,” tambahnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi,Ade Sukron menyoroti tiga permasalahan utama di wilayah yakni jalan rusak, drainase tersumbat, dan penumpukan sampah yang belum tertangani secara optimal.

“Masalah ini harus menjadi perhatian serius semua pihak,kata Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, Kamis (5/2/26).

Ia menjelaskan, berdasarkan data yang diperoleh dalam monitoring dilapangan kata Ade Sukron telah ditemukan di sejumlah titik jalan umum dan draenase  kali diwilayah kecamatan ,salah satunya itu di sekitar wilayah Kecamatan Babelan termasuk Kecamatan Tarumajaya .

Melihat kondisi demikian ,selain persoalan infrastruktur ,drainase juga tumpukan sampah di kali dan dipinggir bahu jalan itu yang menjadi perhatian pihak DPRD Kabupaten Bekasi ,” katanya

Menurutnya, salah satu isu utama yang mencuat dalam aspirasi masyarakat adalah meningkatnya volume sampah setiap hari.seperti salah satunya penyumbatan di saluran pembuang BUT 8 kali kopeng wilayah Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif guna mewujudkan Kabupaten Bekasi maju bangkit sejahtera.

Karena sampai saat ini masih banyak laporan warga ke DPRD terkait berbagai persoalan di lingkungan mereka ,selain persolan banjir di wilayah Kabupaten Bekasi termasuk di Babelan dan Tarumajaya.

Kondisi demikian, kesadaran masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga kebersihan lingkungan. (6/2/26) (fjr)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *