Waduh…! Jalan Pangkalan Babelan Terancam Longsor, Diminta Kementerian PUPR Bertindak

Kades Kedung Pengawas, Nasarudin, dan warganya meminta pemerintah daerah Kabupaten Bekasi, Pemerintah Jawa Barat, dan Kementerian PUPR untuk segera mengambil tindakan untuk mengatasi potensi longsor di Kali Bekasi
TEROBOSHUKUM.CO.ID – KEDUNG PENGAWAS KABUPATEN BEKASI JAWA BARAT. Kepala Desa Gedung Pengawas Babelan Gerak Cepat Cegah Longsor di Jalan Raya Pangkalan, desa Gedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Warga Kedung Pengawas Minta Pemerintah Segera Atasi Potensi Longsor di Kali Bekasi

Kades Kedung Pengawas, Nasarudin, dan warganya meminta pemerintah daerah Kabupaten Bekasi, Pemerintah Jawa Barat, dan Kementerian PUPR untuk segera mengambil tindakan untuk mengatasi potensi longsor di Kali Bekasi. Mereka khawatir jika longsor terjadi, maka akan berdampak besar pada tiga desa yang berpotensi banjir.
“Longsor di pinggir jalan raya dapat menyebabkan banjir yang sangat parah. Kami sudah merasakan ketakutan setiap kali hujan turun,” kata Nasarudin, Jumat sore (30/01).
Nasarudin berharap pemerintah dapat segera melakukan tindakan untuk mencegah longsor dan banjir di wilayahnya. “Kami minta pemerintah segera bertindak, jangan tunggu sampai terjadi bencana,” tambahnya.
Warga Kedung Pengawas berharap agar pemerintah dapat memberikan solusi yang tepat untuk mengatasi potensi longsor di Kali Bekasi dan mencegah terjadinya banjir di wilayah mereka.
“Ini adalah upaya kami untuk mencegah terjadinya longsor di Jalan Raya Pangkalan. Kami tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Nasaruddin. Pada jumat sore, (30/01/26)
Warga bersama kades Nasaruddin juga melakukan monitoring dan pengawasan secara terus-menerus di lokasi tersebut. Ia khawatir jika longsor terjadi, maka akan bencana besar seperti di tempat lain, potensi longsor.
“Kami mohon kepada pihak-pihak terkait untuk melakukan gerak cepat mencegah longsor, tindakan kondisi Jalan Raya Pangkalan ini. Kami butuh bantuan dan dukungan untuk mencegah longsor ini,” tambah Nasaruddin.
Warga juga berharap agar pemerintah dapat segera mengambil tindakan untuk mencegah longsor di Jalan Raya Pangkalan. Mereka khawatir jika longsor terjadi, maka akan berdampak besar pada kehidupan mereka.
Warga setempat kembali menyuarakan kekhawatiran mereka terkait potensi longsor di Jalan Raya Pangkalan. Menurut pemantauan awak media, Jumat (30/1), debit air Kali Bekasi terus meningkat, sehingga meningkatkan risiko longsor di area tersebut.
Warga mengeluh bahwa jalan yang rusak ini di pinggir kali Bekasi kampung pangkalan, dapat menyebabkan longsor hingga terjadi banjir yang lebih parah, kata Yulloh, jumat sore, (30/01), warga kampung pangkalan, karena air Kali Bekasi berada di atas daratan tanah warga. Mereka mendesak pemerintah daerah, provinsi, dan Kementerian Pusat untuk segera melakukan pencegahan dan penanggulangan.
Pemerintah diharapkan dapat melakukan pemantauan dan penanggulangan secara serius untuk mencegah terjadinya longsor dan banjir di area tersebut. (Fjr)
