Pengacara Agus S : Indikasi Legal Standing Pelapor Harus Jelas Terlebih Dahulu



TEROBOSHUKUM.CO.ID – Kuasa Hukum H. Agus Sopyan dkk dari Law Office Ahmad Zen Das Associates, Jakarta, Masri Harahap, S.H., menyampaikan dugaan, bahwa LIE MOY HYONG atau LINA atau LIE LINA atau LILIS SURYANI sebagai pelapor yang menurutnya belum jelas Legal Standing nya, Selasa (7/4/19)

Menurutnya, tentang dugaan perkara pemalsuan surat tanah, jual beli milik ahli waris H.M. Dagul bin Rasim, Girik C
No. 315 Persil 20b Kelas S.II memang tercatat dalam buku Leter C Desa Segaramakmur atas nama Raci

Sedangkan, SHM No. 163/Segaramakmur An. LINA, Bahwa kami juga ingin mengungkap kejanggalan dalam bukti hak kepemilikan Pelapor (Lilis Suryani) yang diduga menjadi dasar pelaporan

Lokasi tanah milik ahli waris H.M. Dagul bin Rasim, Girik C No. 315 Persil 20b Kelas S.II memang tercatat dalam buku Leter C Desa Segaramakmur atas nama Raci sudah terjual kepada Hj. Melly Siti Fatimah, yang diklaim milik Lilis Suryani,

H Agus Sopian hanya sebagai saksi Pelayanan atas perintah atasannya, kepala desa, almarhum H Amran, saat ketika menjabat sekretaris desa Segara makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi Jawa Barat

Penyampaian Kuasa hukum H Agus S, Penggarap juga masih ada, dan membenarkan bahwa tanah ini dahulu adalah milik RASIM dan adiknya RACI,
yang diwariskan kepada H.M. Dagul bin Rasim, dan selanjutnya dijual kepada Hj. Melly Siti Fatimah

Lanjutnya, bahkan tidak ada jejak LIE MOY HYONG atau LINA atau LIE LINA atau LILIS SURYANI pernah menguasai tanah ini. Maka, jika fakta -fakta Ini diuji melalui perkara perdata, tentu kami meyakini tidak akan bisa dibantah

” Kejanggalan SHM No. 163/Segaramakmur An. LINA, Bahwa kami juga ingin mengungkap kejanggalan dalam bukti hak kepemilikan Pelapor (Lilis Suryani).”

Kemudian, Sebab dasar Lilis Suryani melapor adalah SHM No. 163/Segaramakmur An. LINA yang terbit pada tahun 1973, yang konon sudah dibelinya berdasarkan AJB No. 277/JB/BS/TR/VII/1992

Sebenarnya, semua kejanggalan dalam proses terbitnya SHM No. 163/ Segaramakmur atas nama LINA, sudah diungkap dalam Putusan PTUN Bandung No. 16/G/2014/PTUN-Bdg, pada intinya proses terbitnya SHM No. 163 memang cacat hukum, lanjut penasehat hukumnya

Tapi, penyidik atau Penuntut Umum menutup mata dari semua kejanggalan-kejanggalan bukti dari Pelapor itu, menurut kuasa hukum

Jadi, sekali lagi kami telah memohon kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Cikarang, agar legal standing pelapor dipastikan secara jelas terlebih dahulu, sebelum memeriksa pokok perkara yang 
didakwakan kepada client kami.

Perlu diketahui juga, bahwa kami sudah melaporkan Lilis Suryani kepada Ditreskrimum Polda Metrojaya No. TBL/2310/IV/2019/PMJ/Dit.Reskrimum pada tanggal 15 April 2019 atas dugaan 
pemalsuan surat dan membuat laporan palsu

Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263, dan atau pasal 264 dan atau Pasal 317 KUHP, berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Bekasi No.1242/Pid.B/2018/PN-Bks pada tanggal 19 Nopember 2018 dan hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan. (FJ)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *